Februari 11, 2009

Dongkrak Tenaga Honda CS1 Segahar CBR 150


Yang sudah punya Honda CS-1 ingin larinya sekencang Honda CBR150? Gampang! Kebetulan

PT Tri Mentari Niaga (TMN) di Cibinong, Bogor, sudah mempraktikkannya pada CS-1 milik

Alexander Lunardi. Tenaganya setara dengan motor sport itu.

Bagaimana caranya? Tinggal pasang paket piston, setang piston, dan blok kepala

silinder CBR150. Hasilnya, dari penguji dengan dynometer yang dimiliki TMN, tenaga

meningkat sampai 7dk, dari standarnya 10,26 dk. Begitu juga dengan putaran mesin,

awalnya hanya 10.000 rpm, kini bisa menembus angka 12.400 rpm. “Sebenarnya, kita

beli paket CBR150 langsung dari Honda di Thailand. Di sini dijajal di CS-1,” ungkap

Tomy Huang, Direktur Utama TMN.

Meski sudah ada paket CBR150, untuk memasang komponen baru itu gampang-gampang susah.

“Mesti disesuaikan. Soalnya, ada komponen yang berbeda,” tegas Suwar, mekanik TMN

yang dipercaya menggarap CS-1.

Paling dasar, rantai keteng. Punya CBR150 lebih panjang karena sudah double over head

camshaft (DOHC) alias 2 kem dan 4 klep. Makanya gigi sentrik kem ada dua dan jumlah

mata gigi lebih banyak dibanding CS-1. Sayang, Suwar lupa perbedaan pada kedua

komponen itu.

Blok silinder CBR tidak bisa dipasang di crankcase CS-1. Pasalnya, lubang rantai

keteng dan tensioner di bebek itu lebih sempit. Lantas ada pemikiran mau diganti

crankcase kiri saja punya CBR. “Makanya tetap pakai crankcase CS-1, tetapi ada

perubahan sedikit. Menggunakan las babet atau las argon aluminium untuk membentuk

lubang rantai keteng seperti punya CBR150,” bilang lajang 25 tahun ini.

Ubahan lainnya, mengganti setang piston punya CBR. Intinya, tidak mengubah langkah

piston karena CBR dan CS-1 punya kesamaan 47,2 mm. Hanya ukuran setang piston CBR

lebih panjang dan penggantiannya punya pertimbangan tersendiri. “Agar pasang piston

enggak perlu ada ubahan. Kalau tetap pakai punya CS-1, posisi lubang piston CBR150

harus diubah dengan mengasih bos,” ujar Suwar.

Sebabnya, lubang pin piston di setang piston CS-1 13 mm, sedangkan yang di CBR 15 mm.

Makanya sekalian ganti setang piston. Urusan bongkar-pasangnya harus dibawa ke tukang

bubut.



Ngomong-ngomong, berapa biaya komponennya? Untuk paket bore up dari CBR150

menghabiskan biaya Rp 5 jutaan. “Ini bukan untuk dijual, tetapi yang mau pesan

silakan aja,” ujar Tomy. (Niko)


DATA NUMERIK DYNOTEST

Honda CS-1 standar (dari 7.000 rpm)
DETIK RPM (x1000) HP
6,07 7,60 9,45

6,67 8,10 9,91
7,29 8,60 10,17
7,95 9,10 10,26
8,68 9,60 10,05
9,31 10,00 9,50
--------- --------- ---------
MAX: 9,31 10,00 10,26
MIN: 0,54 3,30 3,92


Honda CS-1 sudah bore-up CBR150 (dimulai 7.000 rpm)
DETIK RPM (x1000) HP
4,44 7,00 9,81

4,85 7,50 12,12
5,24 8,00 14,00
5,65 8,50 14,32
6,08 9,00 14,85
6,50 9,50 15,59
6,92 10,00 16,59
7,36 10,50 16,95
7,83 11,00 17,11
8,34 11,50 16,72
8,91 12,00 15,89
9,39 12,40 15,79
--------- --------- ---------
MAX: 9.39 12,40 17,11

sumber :kompas.com

2 komentar:

Maen Game Dapet Uang beneran

Play Strategy Game on MarketGlory

Related Post