
Bagi sebagian perempuan, tinggal di rumah merupakan pilihan. Sementara
sebagian lainnya memganggap hal itu suatu bentuk keterpaksaan. Apapun
motivasinya, tinggal di rumah pastilah menyisakan stres, perasaan
kesepian, dan bukan tak mungkin membuat depresi. Namun jangan khawatir,
perasaan-perasan negatif tadi normal saja, kok. Nah, berikut ini ada
sejumlah tips untuk mengatasinya
1. Bangga dengan Apa yang Dilakukan
Ingat, tinggal di rumah adalah pilihan. Jika Anda sendiri tak bangga
pada keputusan yang telah dibuat untuk selalu dekat dengan buah hati
tercinta, rasanya Anda tak pantas mengharapkan orang lain menaruh
kebanggaan serupa pada Anda. Jadi, ayo hadapi, meski hanya diam di
rumah, lengkap dengan pertengkaran, rengekan, atau teriakan Si Kecil
bukanlah acara piknik yang menyenangkan. Anak-anak hanya akan melewati
masa kecilnya sekali saja, dan hal ini sangat menentukan kualitas
hidupnya kelak. Sementara bagi Anda, dengan berbekal semua kompetensi
yang dimiliki, pintu dunia kerja tetap terbuka lebar dan siap menanti.
2. Bekerjalah Secara Terorganisir
Anda mungkin berpikir betapa enaknya kaum ibu yang tak harus bergegas
ke kantor setiap pagi, dan bisa mengatur jadwal sesuka hatinya.
Anggapan semacam itu jauh panggang dari api, alias salah besar. Anak-
anak (dan sang ibu tentunya) ini tumbuh dalam rutinitas. Mau tak mau
mereka harus mengatur jadwal agar segalanya beres. Anda harus tahu
persis apa yang akan dikerjakan selanjutnya, sehingga masih ada waktu
luang untuk bersosialisasi dengan teman. Menjaga rumah tetap rapi juga
akan sangat membantu membuat Anda kerasan tinggal di rumah. Siapa, sih,
yang mau "berenang" di tengah tumpukan pakaian yang belum disetrika?
3. Prioritas Relasi dengan Suami
Sekalipun Anda sukses sebagai ibu teladan, yang mendedikasikan seluruh
energi dan waktunya bagi anak-anak, namun bila perkawinan Anda jadi
berantakan, mereka juga yang akan menderita. Jadi, jadwalkan secara
teratur 1-2 kali dalam sebulan untuk berkencan bersama suami. Setahun
sekali, setidaknya ada 1 kali berlibur khusus atau berakhir pekan
bersama pasangan tanpa anak. Jadwalkan waktu khusus setiap malam hanya
untuk berduaan dengan suami. Sedapat mungkin biasakan anak-anak tidur
di kamar masing-masing sejak kecil.
4. Sediakan Me Time!
Tak perlu tampil sebagai ibu yang baik selama 24 jam terus-menerus.
Bukan suatu kesalahan, kok, jika Anda menaikkan kaki ke atas meja dan
relaks sejenak. Yang tak kalah penting, tetaplah menjalin kontak atau
mengunjungi sahabat karib. Sesekali keluar bersama "gerombolan" teman-
teman semasa kuliah dulu pasti akan mengasyikkan. Pengaruhnya akan
nyata, lho, terhadap penampilan Anda. Percayalah, Anda akan awet muda
dan terlihat ceria.
sumber :kompas.com
Komentar
Posting Komentar